Bahasa Indonesia HL

Analisis: Balada Lelaki-lelaki Tanah Kapur – WS Rendra

Kisah kehidupan laki-laki tanah kapur yang menyedihkan karena berjuang melawan para penyamun/perampok yang menyerang tanah mereka

  • Judul: Balada lelaki-lelaki tanah kapur
  • Diksi: penyamun (baris 3), perperangan (baris 22)
  • Tokoh dalam puisi: lelaki tanah kapur, penyamun, anak-anak, perempuan/istri.
  • Kesedihan
    • Bahasa kini adalah darah (baris 5)
    • tangis kanak-kanak, doa perempuan (baris 7)
    • Lelaki hidup dari belati (baris 23)

Bagaimana perkembangan ide berlanjut dari awal hingga akhir puisi?

  • Alur Kronologis
    • Eksposisi
      • Baris 1: Latar, konteks apa yang sedang terjadi
      • Baris 2: Tokoh tokoh yg terlibat
      • Baris 4: latar dimana itu Terjadi
      • Menyampaikan latar, tokoh-tokoh yang terlibat, dll
    • Kerumitan
      • “Mendatang derap kuda” (baris 11),
        • Diski:“kuda”
          • Setting: bahwa perampok akan datang cepat
          • Ketegangan
          • Kuda- kedudukan para penyamun yang diatas para lelaki tanah kapur
        • “Kan kusadap darah lelaki” (baris 13)
          • Foreshadow/pertanda Apa yang akan terjadi
        • Bentuk intimidasi, tensi
      • Klimaks
        • “Teriak perperangan” (baris 22),
          • latar/setting perang dimulai
          • Efek: pembaca merasa tegang
        • “Lelaki berlelehan air amis, mulut berbusa, …..” (baris 24)
          • Menjelaskan apa yang akan terjadi (setting/latar)
          • Efek tensi
        • Titik tertinggi dari seluruh puisi
      • Penurunan
        • “Lelakimu pulang” (baris 33)
          • Mereka selesai perang dan rasanya bahagia (relieved)
          • Efek: pembaca mengerti perang sudah selesai
        • Peristiwa yang dihasilkan dari klimaks
      • Denoument
        • “Kubawakan belati….” (baris 46)
          • Perang sudah selesai, dan mereka menang untuk hari ini

 

2. Apa hubungan judul dengan keseluruhan isi puisi?

  • “Balada Lelaki-lelaki Tanah Kapur”
    • Judul ini sangat signifikan terhadap seluruh isi puisi
    • Merepresentasikan para lelaki yang menderita saat melawan penyamun
  • Balada= cerita sedih
    • Darimana kita tau itu Balada? karena ada
      • Tema Kesedihan:
        • Bahasa kini adalah darah (baris 5)
        • tangis kanak-kanak, doa perempuan (baris 7) [kakafoni]
      • Penyair merasa kasihan
        • Kasihan terhadap nasib lelaki-lelaki yang berperang dan juga keluarganya
        • “pelari akan terbujur di halaman” (baris 9)
        • “ditolaki bini dan pintu berkunci” (baris 10)
    • Tema Kesedihan datang dari:
      • Lelaki hidup dari belati (baris 23) [kakafoni]
        • Efek : Memperkuat suasana puisi yang sedih, tidak menyenangkan, kacau, dan penuh penderitaan (perang)
      • Sikap penyair terhadap pokok permasalahan adalah sedih
        • Penyair merasa sedih terhadap penderitaan lelaki-lelaki tanah Kapur ketika melawan para penyamun
        • “Lelaki hidup dari belati” (baris 23) [kakafoni]
        • “Berlelehan air amis, mulut berbusa, debu pada luka” (baris 24)
      • Lelaki-lelaki
        • tokoh-tokoh yang memberontak, termasuk Lurah Kudo Seto
        • Lelaki-lelaki adalah tokoh majemuk
        • Kmenunjukan tokoh utama lakilaki yang lebih dari satu tokoh
      • Tanah Kapur= Setting
        • dipahami sebagai nama sebuah tempat
        • di bukit bukit
        • Tanah Kapur dapat menggambarkan desa yang dipimpin oleh Lurah Kudo Seto sebagai daerah tidak aman karena banyaknya penyamun. Ini adalah setting puisi ini.
    • Semua ini menggambarkan betapa susahnya kehidupan mereka di dalam puisi ini
    • Kapur dapat menjadi sebuah sumber mineral yang ingin dicuri para penyamun yang merupakan sumber mata pencaharian orang-orang Tanah Kapur.
    • Judul: menggambarkan situasi
    • Pada dasarnya, judul ini menunjukkan setting/latar, tokoh dan peristiwa dalam puisi ini. Judul mengambarkan isi secara sangat jelas. Balada atau kisah sedih hidup para lelaki dan keluarga mereka yang hidup dibawah tekanan para penyamun yang bisa datang kapan saja mengancam kehidupan mereka.

Leave a Reply