Bahasa Indonesia HL

Apa itu The Ruined Fairy Tale Myth & The Columbine Story?

The Ruined Fairy Tale Myth

  • Kegemaran media dalam membingkai (framing) suatu kejadian dalam bentuk narasi
  • Bentuk Narasi = Tambahan rekaan untuk mendramatisir
  • Struktur
    • Awal: Menjelaskan tentang keluarga/orang dengan hidup ideal/sempurna
    • Akhir: Melanjutkan cerita dengan menjelaskan horror yang terjadi kemudian
  • Build it up, then tear it down.
    • Membangun cerita, kemudian meruntuhkan cerita tersebut.
  • Contoh dari acara TV Dateline NBC
    • Struktur
      • Dimulai dengan
      • “Mary Beth had it all.. Two kids, a devoted husband, a successful professional career, and a beautiful house…”
    • Pertengahan
      • “Yet behind the couple’s public smiles…”
    • Akhir
      • Hidupnya hancur (contoh: pembunuhan/perzinahan dll.)
    • Fiktif
      • “Successful professional career”
        • Dalam realita, pekerjaanya mungkin tidak sesukses yang diceritakan

The Columbine Story

  • Media menggunakan
    • Pertanyaan tentang perasaan seseorang
    • Pertanyaan retorikal
    • Pertanyaan tidak mutu
  • Dinamakan setelah Columbine tragedy
    • Katie Couric (Host) mewawancarai Bree dari Columbine
    • Menanyakan pertanyaan perasaan
      • “What kinds of sounds did you hear, and how did you feel when you heard them?”
      • “Bree, I can’t imagine witnessing and hearing these things and being so terrified, so how are you how are you doing?”
  • Digunakan saat
    • Media malas mengecek fakta
      • Perasaan tidak perlu di cek faktanya
      • Pertanyaan perasaan adalah pertanyaan retorik
    • Tidak ada berita lain yang penting
      • Mengisi waktu kosong

 

 

 

 

Leave a Reply